Kamis, 21 April 2011

Harga Motherboard diprediksi naik bulan Mei mendatang

Harga Motherboard diprediksi naik bulan Mei mendatang



     Rangkaian bencana yang melanda Jepang beberapa waktu yang lalu telah membuat shock industri komputer secara keseluruhan. Hal tersebut juga akan memberikan kontribusi pada kenaikan harga motherboard pada kuartal kedua tahun ini. Menurut beberapa produsen motherboard, kenaikan harga tersebut terjadi karena gempa bumi telah merusak fasilitas produksi beberapa pembuat high-profile komponen pada sektor hulu yang menyediakan banyak bagian dalam penggunaan manufaktur motherboard. Seperti dilansir DigiTimes, krisis nuklir yang melanda Fukushima Jepang juga akan mempengaruhi produksi komponen, sehingga rantai sektor hulu diperkirakan menderita kekurangan serius.

     Rentetan krisis tersebut akan menyebabkan kenaikan harga komponen di sektor hilir industri TI. Akibat kenaikan harga komponen tersebut akan mempengaruhi harga dalam saluran ritel. Menurut sumber yang dikutip DigiTimes, beberapa pembuat motherboard telah menyaksikan fluktuasi dan kenaikan harga bahan baku dan komponen akan dimulai April ini ketika bagian saham diperkirakan menurun. Akibatnya, harga motherboard akan meningkat antara 3–8. Kenaikan juga akan berlangsung hingga Mei.

     Bila kenaikan harga pada motherboard terjadi, maka hal ini merupakan kedua kalinya terjadi pada tahun 2011. Kenaikan harga pertama disebabkan kekurangan tenaga kerja di Cina yang menyebabkan meningkatnya biaya bahan baku. Sehingga memaksa produsen seperti Asus dan Gigabyte untuk meningkatkan harga produk mereka sekitar 5-10%. Untungnya, pada saat itu permintaan PC global tidak terpengaruh kenaikan harga komponen komputer. (jimmyfernanda/BeritaNet.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar